Minggu, 24 Januari 2010

Dan Aku Masih Akan Menulis

Menulis apa saja..
Walaupun memang akhir-akhir ini saya jaraaaaaang sekali menulis.
Tidak ada mood.
Tidak ada ide.
Tidak ada sesuatu yang ingin diceritakan.
Ada banyak kisah dan kejadian, tapi sementara ini saya ingin menyimpannya untuk sendiri saja *
Selain itu, saya mulai merasa bahwa saya menjauh dari MP. Bukan, bukan karena teman-teman MP-yang akhir-akhir ini sepertinya juga semakin jarang saya temui. Akan tetapi, lebih kepada kesibukan ** saya di dunia nyata yang membuat saya semakin jarang menengok MP tersayang.


Dan kemarin, saya ditanya oleh seseorang-dia yang dimaksud pasti tahu kalo membaca ini-kenapa saya jarang mengupdate MP saya?
Saya pikir, saya masih akan terus berusaha menulis, walaupun rasa jenuh itu pasti datang sewaktu-waktu. Semoga..



Rabu, 13 Januari 2010

Beo

Setiap pagi, saya dan teman-teman hampir selalu mendengar suara ocehan burung Beo di depan kos baru kami. Nadanya bermacam-macam. Kadang, dia bersuara seperti cowok usil yang suka menggoda para wanita:
“ Suit suiiiiit!!!”
“ Ceweeek!”
Kali lain, dia seperti memanggil-manggil seseorang bernama entah Pipit, entah Fitri.


Kami selalu menerka-nerka, burung Beo kepunyaan siapa yang setiap pagi selalu ramai berceloteh itu? Memang Ibu Kos kami pun memelihara Beo, tapi dia ditempatkan di halaman rumah Ibu Kos yang jaraknya lumayan jauh dari halaman kos kami. Jadi tidak mungkin suaranya terdengar sampai ke dalam kos dengan jelas.
Tadi pagi, seperti biasa Beo itu ramai berbicara. Awalnya suara-suara biasa saja. Tapi kok lama-lama?
“ Beonya kayak orang lagi marah ya?”
“ Iya.. ngomong apaan si itu?”
Si Beo meracau tidak jelas. Benar-benar seperti orang yang sedang marah-marah.

Lalu tiba-tiba, kami mendengar suara Ibu kos di halaman.
“ Eeeeh…..kenapa??”
“ Mereka itu tinggal di sini”

Mendengar suara itu, kami yang memang sudah akan berangkat ke kantor pun segera keluar. Dan ternyata, suara Beo yang selama ini kami dengar memang suara Beo Ibu kos yang setiap pagi sengaja ditempatkan di halaman kos kami (halaman kos kami memang lumayan rimbun, ada beberapa pohon buah tumbuh di sama)
“ Ini,, dia emang suka gini kalau ada orang tak dikenal,” kata Ibu kepada kami.
“ Oh ya??”
“ Iya. Marah-marah. Jadi bisa buat jaga rumah.”
“ Waaah…. Beonya lucuuu..” kata kami takjub.
“ Eh…liat… cewek-cewek!” kata Ibu.
“ Cewek!!” Si Beo bersuara.
“ Hahaha…” kami hanya tertawa.
Tapi kemudian,
“  aksnsheuen mndskydu sdksheu jdaye dsjkadyhus!!!!”
Kami kembali berpandang-pandangan. Tak mengerti.
“ Eh..dia marah lagi….. Kenapa?” kata Ibu kepada Si Beo
“ Oooh…Dia tadi bilang ‘Assalamualaikum’ tapi nggak dijawab sama kalian..”
Kami kembali takjub. Beonya lucuuuuu….

Di perjalanan menuju ke kantor
Andiah: “Eh, tau nggak sih.. Aku kok berpikiran kalau Ibu bisa ngobrol sama Beo ya? Habis kayaknya beliau tahu banget apa yang dibilang si Beo..”

Ah… Beo…Beo…..



Rabu, 06 Januari 2010

Terserah saja...

Tiba-tiba aku benci dengan kata 'terserah'


Terserah...terserah...terserah...
Beritahu aku apa yang harus aku lakukan!! Jangan kau limpahkan begitu saja beban 'terserah' itu padaku.



I just want to say, I dont care if you didn't care..
Tapi tetap saja tak bisa...

Sabtu, 02 Januari 2010

MPku sayang MPku malang...

Sebelumnya.. Mau minta maaf ke teman-teman MPers, beberapa waktu ini jaraaaang sekali mampir ke rumah teman-teman. Mengupdate inbox saja jarang, apalagi membaca postingan2 MPers dan memberi komen.

Ada banyak hal di dunia nyata yang lebih menyita perhatian dan waktu ^^
Ada kisah2 ala sinetron yang sempat membuat saya ngenotes2 nggak jelas, heheh...

Yup, yup, sekedar flashback, mengingat kembali apa yg telah dilakukan, yang membuat saya-yang notabene MP addict ini-jarang ngempi.

1. Kembali ke Jakarta. Serba mendadak. Serba tanpa persiapan..dan sempat membuat saya panik2 nggak jelas. Bayangpun, disms pagi2, dikabari kalau besok pagi saya harus ada di Jakarta. Bapak-Ibu hari itu baru berangkat ke Jogja. Di rumah hanya berdua dg adik. Uangpun tak ada.
Fiuuh..akhirnya..sorenya saya jadi berangkat juga. And now, i'm here :)

2. Laporan ke Lapangan Banteng. Sowan ke kantor baru. Kenalan dg bapak-ibu pegawai. Ketemu kakak kelas. Diterima sebagai magangers =D

3. Cari kosan. Selama 2 hari saya dan beberapa teman bolak-balik Bintaro-Senen untuk cari rumah baru.
Kami sama sekali tidak tahu dan belum pernah pergi ke daerah2 itu sebelumnya: Cempaka Putih, Kramat, Gunung Sahari, dll.
Benar2 deh. Kemana2 andalannya jalan kaki, ngangkot, naik metromini. Kemana2 taunya tanya sana, tanya sini. Haha.. Tapi akhirnya, alhamdulillah, ketemu juga rumah yang cocok. Dan sejauh ini, kami betah ^^

3. Pindahan.
Dapat kos baru, sudah. Its time to move! Sejak kos2an di tempat Ibu habis, terhitung ini kali ketiga saya pindahan. Dan herannya, barang2nya kok yo masih banyak..padahal kan sebagian sudah diangkut ke rumah sehabis wisuda dulu.
Ribet lagi. Hubungan dg teman. Mau naik pick up, atau taxi? Tanya sana sini, nego sana sini, telpon sana sini, akhirnya naik taxi juga. Sendirian dari Bintaro-Kramat Lontar (sekitaran Salemba). Bawa2 filling cabinet juga. Untung muat, hehehe..

4. Mulai masuk kantor. Kerjaannya setiap hari: tidur pagi-ngobrol-tidur siang-ngobrol-bercanda-nonton-tebak2an-jalan2-cari makan-dst.
Ya..jadi intinya, kami datang hanya untuk absen pagi jam 1/2 8 dan absen sore jam 5.
Belum mulai kerja. Belum mulai dibagi direktorat, bagian, dst. Jadi pengangguran terselubung.
Insya Allah..Januari ini akan mulai dibagi ^^

5. Main sinetron. Haha.. No commentlah buat yang satu ini.

6. Jalan-jalan. Ketemu temen2. Saling kunjung-mengunjungi. Dan malam kemarin, sarmili41 akhirnya berkumpul dalam formasi lengkap.
Andiah, DJPU, kos Salemba
Anggi, Setjen, kos Salemba -> 1 kosan
Novi, DJA, kos Cempaka putih
Ocha, BPKP, kos Pramuka
Ngumpul di 1 tempat. Ngobrol ngalor ngidul. Update berita terkini. Tertawa hahahihi. Dan oia..nonton pertunjukan kembang api gratis dari balkon lantai 2 kosan waktu malam tahun baru.
Tadi pagi, 1 per satu anak2 pulang. Sepi lagi deh... :(

Dan sekarang, mumpung lg nggak ada kerjaan, sempet2in ngeMPi. Kangen dg MP. Kangen jg dg teman2 MP'ers ^^
Sekali lg, maaf ya..kalau Andiah jarang main akhir2 ini :)

Rabu, 23 Desember 2009

You have xx invitations


Akhir2 ini, setiap kali masuk ke Inbox Multiply, pasti tulisan itu yg pertama kali saya lihat.
Sebelumnya, maaf ya, buat semua yang pengen jadi kontak, saya lg males mau approve itu undangan2.
Daftar permintaan terus bertambah tapi cuekin aja dulu deh. Maap yeeee... *sok ngartis ceritanya


Saya ga begitu suka approve2 orang gitu aja. Musti diliat dulu bibit, bebet, bobot kontak tersebut (kayak mau cari jodoh aja An!)
Tapi akhir2 ini lg nggak berminat liat latar belakang MP orang2 di daftar invitation sana.
Mungkin, besok atau besoknya lagi atau besok besoknya lagi atau besoknya besok besok lagi..saya liatin profil MP kalian satu..dan memutuskan mau mereject atau mengapprove kalian =D



*dipublish atas permintaan mbak Wik =p

Selasa, 22 Desember 2009

Kau tahu?

Kau tidak tahu..
seberapa keras aku bertahan
Kau tidak tahu..
seberapa keras aku mencoba untuk tetap di permukaan
Kau tidak tahu..
bagaimana usahaku agar aku tak tenggelam..
Tapi aku kehilangan pegangan..sendirian..
Aku tak butuh kau mengerti..
Aku hanya ingin kau tahu..
Itu saja..

Sabtu, 19 Desember 2009

Dewasa mode ON -> cerita nggak penting

Ini cerita tentang Ibu yang menceritakan tentang percakapan beliau dengan salah seorang temannya.. (hallah!!)

Biasalah, obrolan Ibu2.. Tau dah lagi ngobrol apaan..(pura2 nggak tau)


Dari obrolan itu, Ibu sayah menasehati saya secara tidak langsung, yang intinya seperti ini: ''nanti kalau punya mertua, yang baik ya sama mertuamu.."


Halah.. Ternyata, si Ibu teman Ibu saya itu bercerita, beliau bingung dengan para anak lelakinya.. Bingung kalau-kalau suatu saat anak-anaknya (yang semuanya lakilaki) mencari pendamping. Sang Ibu khawatir kalau menantunya kelak tidak peduli, nggak 'eman' sama mertua (ya si Ibu ini maksudnya)


Hmm.. Baru sadar sesadar-sadarnya.. Ternyata, para (calon) Ibu mertuapun mengalami kekhawatiran akan mendapatkan menantu perempuan yang tidak peduli terhadap mereka. Selama ini, hanya mendapatkan cerita tentang calon mempelai perempuan yang khawatir menghadapi calon ibu mertuanya.. Ternyata berlaku sebaliknya juga toh :D


huehehehe...
Pembicaraan saya dewasa sekali.. Jadi malu *blushing


Udah ah..mau ngabur dulu =p