Terinspirasi dari postingan
ukhtikecil88 tentang buku, saya merasa diajak untuk kembali bernostalgia ke masa SD. Awal dimana saya mulai mencintai buku.
Kisah cinta saya dengan buku dimulai pada masa-masa itu. Mungkin, kalau dipikir-pikir, bapak yang berprofesi sebagai guru SD lah yang paling berperan terhadap kecintaan saya terhadap buku. Ah, saya masih dengan jelas menyimpan memori-memori itu di dalam kepala. Betapa setiap hari, saya akan menunggui bapak pulang sekolah. Tiduran di kursi ruang tamu sambil asyik membaca buku. Dan begitu suara motor bapak terdengar, saya langsung lari ke depan rumah menyambutnya. Sering, bapak pulang sambil membawa beberapa buah buku perpustakaan. Buku-buku itu dikeluarkannya dari dalam bajunya. Begitu cara bapak membawa buku.
Ada bbuku-buku jaman SD yang jadi favorit saya, dan saya kenang sampai sekarang. Let me see. Siapa tau ada buku yang sama-sama pernah kita baca:
1. Si BungsuBercerita tentang seorang anak bungsu dari (saya agak lupa) 25 bersaudara. Si Bungsu adalah anak yang dilupakan oleh saudara-saudaranya. Saat saudaranya bermain ke hutan, dia tidak diajak. Tetapi, dia mengikuti secara diam-diam rombongan kakak-kakaknya. Cerita berlanjut sampai rombongan itu menemukan telaga, yang berada di dekat jurang. Dan entah bagaimana ceritanya (karena saya lupa), mereka semua jatuh ke jurang. *akhirnya, mereka semua terselamatkan oleh selendang si Bungsu. Tapi, kenakalan mereka perlahan-lahan mulai memudar. Semakin besar, mereka semakin dewasa. Semakin lama pula, si Bungsu bertumbuh menjadi gadis yang cantik. Pokoknya, pada akhirnya, si Bungsu menikah dengan pangeran bernama pangeran Dadap.
Di dalam buku ini terdapat tiga cerita. Satu cerita mengenai gadis penderita kanker (yang kakinya membengkak seperti kaki gajah). Dan satu lagi cerita mengenai perjuangan isteri almarhum polisi-yang mati ditembak penjahat-bersama anak-anaknya yang masih kecil.
2. Si IpulSejauh otak ini mengingat-ingat, saya tidak bisa dengan yakin mengatakan kalau buku itu berjudul si Ipul. Buku ini saya baca di rumah saudara, dan dia juga mengatakan, kalau judulnya sepertinya adalah si Ipul.
Saya sukaaaaaa sekali dengan cerita-cerita di dalam buku ini. Bukunya tebaal, dan berisi banyak bab, dengan sub judul yang berganti-ganti. Gambarnya pun lucu. Saya masih ingat, si Ipul punya 2 orang adik. Yang satu sudah agak besar, yang satu masih bayi. Saya ingat adiknya dipotong dengan gaya rambut batok kelapa oleh si kakaek. Saya ingat, adiknya yang masih bayi pernah dikira diculik hantu, tapi ternyata dia hanya terjatuh ke kolong tempat tidur. Saya ingat Ipul ke kota naik delman bersama ayah. Saya ingat, potongan cerita si adik mencari telur bebek di rerumputan belakang rumah. Atau cerita-cerita tentang cendawan musim hujan, tentang burung ayam-ayam, tentang kaleng tempat makan dan minum. Dan beberapa kisah lain
Aaahh...saya ingin sekali menemukan buku ini. Tapi sayangnya saya tidak punya :(
3. Cerita tentang meletusnya Gunung Galunggung, Tentang seorang anak laki-laki yang berlarian sepanjang menghindari letusan, sembari mencari-cari Ibunya di antara pengungsi.
4. Cerita tentang liburan ke Lembang (sebenarnya, kisah tentang liburan-liburan ini ada banyak, tapi saya ingatnya yang satu itu :D)
5. Cerita Bali tentang leak
6. Kisah bawang merah dan bawang putih
7. dan masiiiih banyak lagi
Oya, Saya juga mengenal istilah green house effect dari buku bergambar pinguin jaman SD dulu.
Ah, ceritanya dipending dulu ya, lanjut lain waktu. Tulisan ini pun dibuat dengan kilaaaattt, jadi belum sempat mengingat-ingat banyak judul buku
