Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

Nostalgia Buku Masa Lalu (part 1)

Terinspirasi dari postingan ukhtikecil88 tentang buku, saya merasa diajak untuk kembali bernostalgia ke masa SD. Awal dimana saya mulai mencintai buku.

Kisah cinta saya dengan buku dimulai pada masa-masa itu. Mungkin, kalau dipikir-pikir, bapak yang berprofesi sebagai guru SD lah yang paling berperan terhadap kecintaan saya terhadap buku. Ah, saya masih dengan jelas menyimpan memori-memori itu di dalam kepala. Betapa setiap hari, saya akan menunggui bapak pulang sekolah. Tiduran di kursi ruang tamu sambil asyik membaca buku. Dan begitu suara motor bapak terdengar, saya langsung lari ke depan rumah menyambutnya. Sering, bapak pulang sambil membawa beberapa buah buku perpustakaan. Buku-buku itu dikeluarkannya dari dalam bajunya. Begitu cara bapak membawa buku.

Ada bbuku-buku jaman SD yang jadi favorit saya, dan saya kenang sampai sekarang. Let me see. Siapa tau ada buku yang sama-sama pernah kita baca:

1. Si Bungsu

Bercerita tentang seorang anak bungsu dari (saya agak lupa) 25 bersaudara. Si Bungsu adalah anak yang dilupakan oleh saudara-saudaranya. Saat saudaranya bermain ke hutan, dia tidak diajak. Tetapi, dia mengikuti secara diam-diam rombongan kakak-kakaknya. Cerita berlanjut sampai rombongan itu menemukan telaga, yang berada di dekat jurang. Dan entah bagaimana ceritanya (karena saya lupa), mereka semua jatuh ke jurang. *akhirnya, mereka semua terselamatkan oleh selendang si Bungsu. Tapi, kenakalan mereka perlahan-lahan mulai memudar. Semakin besar, mereka semakin dewasa. Semakin lama pula, si Bungsu bertumbuh menjadi gadis yang cantik. Pokoknya, pada akhirnya, si Bungsu menikah dengan pangeran bernama pangeran Dadap.

Di dalam buku ini terdapat tiga cerita. Satu cerita mengenai gadis penderita kanker (yang kakinya membengkak seperti kaki gajah). Dan satu lagi cerita mengenai perjuangan isteri almarhum polisi-yang mati ditembak penjahat-bersama anak-anaknya yang masih kecil.

2. Si Ipul

Sejauh otak ini mengingat-ingat, saya tidak bisa dengan yakin mengatakan kalau buku itu berjudul si Ipul. Buku ini saya baca di rumah saudara, dan dia juga mengatakan, kalau judulnya sepertinya adalah si Ipul.
Saya sukaaaaaa sekali dengan cerita-cerita di dalam buku ini. Bukunya tebaal, dan berisi banyak bab, dengan sub judul yang berganti-ganti. Gambarnya pun lucu. Saya masih ingat, si Ipul punya 2 orang adik. Yang satu sudah agak besar, yang satu masih bayi. Saya ingat adiknya dipotong dengan gaya rambut batok kelapa oleh si kakaek. Saya ingat, adiknya yang masih bayi pernah dikira diculik hantu, tapi ternyata dia hanya terjatuh ke kolong tempat tidur. Saya ingat Ipul ke kota naik delman bersama ayah. Saya ingat, potongan cerita si adik mencari telur bebek di rerumputan belakang rumah. Atau cerita-cerita tentang cendawan musim hujan, tentang burung ayam-ayam, tentang kaleng tempat makan dan minum. Dan beberapa kisah lain

Aaahh...saya ingin sekali menemukan buku ini. Tapi sayangnya saya tidak punya :(

3. Cerita tentang meletusnya Gunung Galunggung, Tentang seorang anak laki-laki yang berlarian sepanjang menghindari letusan, sembari mencari-cari Ibunya di antara pengungsi.

4. Cerita tentang liburan ke Lembang (sebenarnya, kisah tentang liburan-liburan ini ada banyak, tapi saya ingatnya yang satu itu :D)

5. Cerita Bali tentang leak

6. Kisah bawang merah dan bawang putih

7. dan masiiiih banyak lagi

Oya, Saya juga mengenal istilah green house effect dari buku bergambar pinguin jaman SD dulu.


Ah, ceritanya dipending dulu ya, lanjut lain waktu. Tulisan ini pun dibuat dengan kilaaaattt, jadi belum sempat mengingat-ingat banyak judul buku

Minggu, 07 Maret 2010

Andiah




Katanya, "ini gambar kamu pas udah jadi Kasubag TU dan udah punya anak 3..."

Hahaha....
Secara, gambarnya, berdasarkan penuturan beberapa orang-dan saya sendiri-nggak ada mirip-miripnya sama Andiah

"Kalo udah punya anak kan jadi endut, ntar juga mirip"
Dasaaarrr..!!

However, tengkyu marengkyu buat my friend yang udah bikin nih gambar. Good joob! Haha...

Jumat, 12 Februari 2010

Cerita Cintaku

Oke, mentang2 bentar lagi mau palentin, boleh deh sekali-kali saya ngomongin cinta.Boleh ya??Boleh dong? *ini termasuk ngerayain valentinan juga ga ya? Semoga aja nggak..

Jadi, yang pertama. Mari kita coba uraikan apa yang dimaksud dengan cinta. Jadi, cinta itu adalah 'sesuatu yang sukar didefinisikan'
Waah..definisi apaan nih?! Eh..emang gitu kok kata orang-orang. Cinta itu bisa dirasa, tapi susah diungkapkan dengan kata-kata.Cinta itu, indah di hati, tapi ribet di bibir. Cinta itu, konkrit tapi sekaligus abstrak.. *tsaah..kayak tau aja Andiah:P

Dan sekarang, mari kita perjelas konteks pembicaraan cinta di sini. Jadi, sekarang, cinta yang akan kita bahas adalah cinta manusiawi, cinta terhadap lawan jenis, cinta laki-laki terhadap perempuan, pria ke wanita, jantan ke betina-ups! Kalo yang terakhir kayaknya bukan manusiawi lagi yak?-maupun sebaliknya, vice versa.

Pernah jatuh cinta?
"Pernah si..tapi emang itu yang disebut cinta ya? Kayaknya si cuma perasaan suka aja..simpati aja.."
"Mm..nggak tau deh.. Dulu si pernah cinlok gitu sama temen sekelas.."
"Pernah pacaran..tapi..itu cinta bukan ya??"
Nah loo...susah kan, mendefinisikan cinta.. Gue bilang juga apa? :D

Kata orang, jatuh cinta itu berjuta rasanya. Dan cinta, kadang kala, bisa membuat orang terlihat berbeda. Yang tadinya orangnya rame abis, tiba-tiba jadi pendiem. Yang tadinya penampilannya cuek bebek, jadi rajin dandan. Yang tadinya jarang mandi, jadi rajin mandi. Yang tadinya punya tampang jutek, jarang senyum, jadi suka senyum-senyum sendiri.
Oke,itu kalo pengaruhnya positif. Kalo sebaliknya??
Yang rajin mandi, jadi jarang mandi gara-gara keasikan memikirkan sang pujaan hati. Yang tadinya murah senyum, jadi jarang senyum karena memikirkan si dia yang tak kunjung terlihat ujung hidungnya. Haduh..haduh.. Cinta memang rumit yak??


Lalu..bolehkah cinta datang sebelum ada ikatan sah yang menghalalkan?
Dilema...
Di satu sisi, kita ingin menjaga hati kita, benar-benaaarr agar terjaga kesuciannya. Di sisi lain..apalah daya hamba..tak kuasa menolak rasa yang datang tiba-tiba. Bukankah cinta itu fitrah? Setiap manusia pasti pernah merasakan yang seperti itu.. Hiks!
*Lhoh*

Cinta dan jodoh, berhubungankah?
"Kita belum tentu berjodoh dengan orang kita cintai, tapi kita bisa (belajar) mencintai orang yang berjodoh dengan kita" (Andiah,120210 *maaf kalau kurang puitis)
Ya.. Bukankah sudah sering kita lihat dengan mata kepala sendiri, orang2 yang sudah pacaran dengan pasangan yang (katanya) mereka cintai selama bertahun-tahun, akhirnya putus di tengah jalan. Padahal mereka (katanya) saling mencintai. Sementara yang baru kenal beberapa bulan, dan belum mulai mencintai, tiba-tiba saja dikabarkan menikah, dan hidup bertahun kemudian dalam cinta.. Alangkah indahnya...

Jadi An, inti tulisan ini apa??
Apa ya?
Ya..gitu deh..
Auk ah gelap!
:p

***


Jujur, ini postingan paling tidak jelas intinya apa, yang pernah saya buat.
Hanya tergerak untuk membicarakannya, saat melihat salah seorang sahabat-yang sudah pacaran selama 5 tahun-dirundung duka karena hubungannya dg sang pacar ada di ambang jurang perpisahan.
"Saampaai kapan kau gantuung cerita cintakuu..memberi harapaan..."
Huhu...
Cinta..oh cinta...

Rabu, 10 Februari 2010

Miss Grumble :(


''Sesungguhnya manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah''
(QS Al-Ma'arij [70]: 19)


Siapa si orang di dunia ini yang bisa lepas dari berkeluh kesah? Tidak ada sepertinya. Semua orang butuh pelampiasan, sekedar melepaskan unek-unek dan melegakan perasaan memang perlu, tetapi sebaiknya tidak berlebihan.

Itulah yang dari dulu sering saya rasakan. Jujur saja, saya bukan orang yang pandai menyembunyikan perasaan kekurangnyamanan dalam hati. Saya suka mengeluh, dan saya sadar itu. Ingin menghilangkan kebiasaan buruk ini, tapi apa daya, saya hanyalah seorang gadis biasa *apa hubungannya???

Saya mungkin tidak menunjukkannya melalui gestur, atau raut wajah, atau apapun itu secara langsung. Saya cukup pandai menyembunyikannya. Akan tetapi, saya paling tidak bisa untuk tidak becerita. Entah itu di sms, di postingan, atau di status fb. Nggak enaaak  rasanya kalo nggak curhat...

Akibatnya, hampir setiap apa yang saya alami, biasanya orang-orang pada tau *PeDe berlebihan Contohnya kemarin ini, saat saya sedang sakit gigi.
Rasa-rasanya semua orang di sekeliling saya tahu. Soalnya saya pasang status di chat tentang sakit gigi, nulis di MP tentang sakit gigi, pasang status di Fb tentang sakit gigi. Akibatnya, sms-sms yang berdatangan pun biasanya diawali dengan:
“ Gimana sakit giginya??”
“ Masih sakit gigi Say?”
“ Andiah udah ke dokter gigi?”
“ Giginya udah sembuh?”

Heheheh… saking hebohnya menyebarkan berita sakit gigi, semua orang jadi tau deh. Tapi terima kasih juga buat mereka yang sudah mengingatkan saya ke dokter gigi kemarin. Ada beberapa orang yang sms buat ke dokter gigi.. Arigatouuuu ^^

Saya ingin menghilangkan kebiasaan berkeluh kesah yang tidak penting. Ingin jadi orang yang senantiasa optimis dan bersemanget menatap masa depan!!! *halah halah…

So, how??