Rabu, 04 Februari 2009

Sepagi ini..

Aku kira aku orang pertama yg masuk kelas..
Kuliah jam 1/2 8,berangkat jam 7 lebih,sampe kampus krg lebih jam 7.15..
Gedung kuliah msh sepi.Belum ada mahasiswa yg terlihat..Hanya cleaning service yg sedang bersih2.
Segera Naik ke lantai 3..sambil dalam hati berpikir: "Bakal sendirian nih"
Pintu ruangan sudah dbuka,tapi aku menunggu sejenak di luar (siapa tau ada yg menyusul di belakang)
Dan ternyata.. setelah aku intip ke dalam kelas...
Bapak Dosen kami sudah stand by.
Subhanallah...
Bapak ini..
Kagum & salut untuk dedikasi beliau..

Yang Kubutuhkan Sekarang

"Kata-kata"



Entah kenapa malam ini rasanya susaah sekali merangkai kata2..
Pikiran buntu
Mandeg
Padahal aku butuh kata2
Untuk menyelesaikan tugasku..
-_-

Kesalahan besar

Sepertinya aku telah melakukan kesalahan besaar sekali
"Andiah kok gini?"
"Andiah kok gitu?"
"Andiah ga kayak gini deh?"

Jadi ingin menangis..
T_T..

(badmood.com)

Selasa, 03 Februari 2009

Because he's very cute

Si kecil datang lagee..!!
Senangnya..^^
artinya,rame
artinya,ga bebas dr gangguan
artinya,kenakalan2

"Tante,tuis yuk?"
(Tante,tulis yuk?)
"Tante,paiin?"
(Tante ngapain?)
"Tante mam apa?"
(Tante maem apa?)
"Amikuum..."
(Assalamualaikum...)
dan bannyaak celotehan lain..
Udah pinter ngomong sekarang Nico ^o^

and we'll always love him!

Minggu, 01 Februari 2009

Jawaban paling memalukan

Melihat presentasi temen2 di kuliah Budaya Nusantara tadi,mengingatkanku pada presentasi serupa yg lebih dulu kulakukan.
Berhubung punya nama yg berawalan huruf 'A',maka setiap kali pembagian kelompok berdasarkan absen,hampir dpt dipastikan aku mendapat jatah kelompok pertama.
Dan di kelompok itu,I was being the only one girl..-_- (dr 6 orang,yang cewek cuma aku)

Jadi,kelompok kami waktu itu mempresentasikan kebudayaan Aceh.
Presentasi lancar,alhamdulillah.
Sampai pd sesi tanya jawab.

Seorang teman,sebut saja namanya Elok ^o^
menanyakan sesuatu,krg lebih seperti ini:
"Tadi,dsebutkan ada upacara adat mendamaikan anak yg terlibat perkelahian. Salah satu persyaratanny adl pihak keluarga dr anak yg tdk terluka,harus menyediakan kain putih spanjang 6 hasta (kalau tdk salah). Apa filosofi dr kain putih itu?"

Hmm..Sulit. Orang Aceh pun mgkn kalau dtanya hal tsb tdk semuanya tau. Apalagi kami yg bukan asal Aceh.

Buka2 makalah,baca2 lagi,lalu dg PeDe,aku berdiri (tanpa diskusi dg anggota kelompok yg lain)
"Mencoba menjawab pertanyaan Elok. Jd,bla..bla..bla.. Mungkin,maksud kain putih tadi adalah utk perban..."
Siiiing!!
"..karena anak yg berkelahi smp berdarah2."
Kriik..Kriik..
Sunyi
Senyap

Lalu,stlh kuliah berakhir,baru aku sadar betapa anehnya jawabanku.
Herannya,tdk ada yg tertawa. Teman2ku hanya terpana.
Mungkin,mereka tdk tega menertawaiku yg memasang wajah serius kala itu..-_-

Orang Aceh,ada yg bs bantu jawab pertanyaan tadi??

Sebuah Kenangan Musim Hujan

Hari ini hujan lagi. Hujan,dan hujan dari semalam..Membuat siapa saja merasa malas (khususny aku!).
Alhamdulillah..hari ini kuliah pukul 11,jd pagi hari ini masih bisa santai sedikit (kayakny Andiah emang sll nyantai deh..)

Tadi sempet nongkrong di ruang tamu,nontonin jalan depan kos yg biasa dpake lalu lintas mahasiswa brgkt ke kampus.
Ganbatte!!
Melihat mereka dr balik gorden.
Berpayung2 ria,ada yg menggulung celana smpe lutut,pake sendal jepit,nenteng tas kresek yg isinya sepatu.. Aneh2 deh pokoknya penampilan mahasiswa STAN kalau musim hujan kyk gini.Bnyk improvisasi sana-sini.

Jadi teringat suatu kejadian waktu aku tingkat 2 (kalau g salah).
Waktu itu pas kuliah Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk menurunkan hujan yg deras dsekitar kampus STAN.
Hujan pun mengguyur bumi dlm kapasitas tinggi selama beberapa saat.
Wah,jalan Kampus bakal banjir nih.
Dan benarlah saudara2..Waktu pulang,jalan Kampus banjir! Kira2 tinggi airnya sebetis.
Aku dan salah seorang teman kebingungan..What should we do?? Gmn dong pulangnya??
Sementara,anak2 yg lalu lalang,ada yg melangkah hati2 di tepian (posisi jalannya > rendah),ada juga yg nekat mengarungi banjir dadakan itu (nah,kalau yg nekat ini,udah pulang kuliah)

"Kita gmn nih?" tanyaku
"Gmn ya?"
"Udah,copot sepatu aja deh. Cuek aja!" kataku akhirnya. Daripada nggak pulang-pulang?

Akhirnya kami mencopot sepatu kami. Kembali berpandang-pandangan,yg kurang lebih artinya:
X:yakin?
A:yakin! Ayo pulang!
Lalu,dengan Pe De (ga jg si sebenernya..-_-) kami melangkah ke jalan itu. Sepatu ditenteng. Masih berkaos kaki (basah,basah deh!) & memakai rok.
Anehnya saat itu gda makhluk cewek lain selain kami berdua. Di mana-mana cuma cowok,dan mereka kan fleksibel,bisa menggulung celana. Lah kami? Ya,begitulah..

Pemandangan yg cukup menarik kan?

Kami melangkah dg agak lamban.Berat...pake rok dalam air..
Seinci demi seinci,akhirnya sampe juga di daerah bebas banjir.

Setelahnya,aku lupa. (Kayaknya,sepatu kembali aku pake deh..)
Dan dengan penampilan berantakan,basah sana-sini,aku melangkah dg hati riang,menyusuri jalan menuju kos tercinta..

Gubrak!

Tadi pagi sepulang dari tempat Mbak,setelah menimba ilmu yang sangat berharga,aq mengalami kejadian yg tak kalah berharga dg ilmu yg baru saja kuperoleh.

Berdiri di depan pintu,cipika-cipiki dg teman2 yg lain.
Santai aja,sambil memandangi kaos kaki yg basah (musim hujan euy,susah mempertahankan kebersihan kaos kaki..^^)
Tiba-tiba..
"Gubrraaakkk!!!''
Kaget,deg-degan,geli,campur aduk jadi satu..
Aku jatuh terduduk,sempurna ddepan pintu,kaki nyelonjor ke depan. Selama sepersekian detik semua hening..lalu..
"Ya Allah,Andiah!"
"Ga papa kan?!"
"Sakit?"
tangan2 terulur..
Sementara aku..
"Hahahaha..!" nggak tau kenapa ketawa. Antara geli,malu,campur aduk deh.

Lemes..Ga bisa bangun..Tp tetep ketawa-ketiwi (Andiah cerobooohh!)

Lagian..Udah tau lantai depan pintu agak miring,keramik pula.Ditambah kaos kaki yg basah,perpaduan klop utk menghasilkan sebuah gaya jatuh yg elegant(apaan si?!?)

Awalnya meringis2 ga jelas.Biasa2 aja,g sakit.
Tapi skg,meringis2 kesakitan..-_-

Pelajaran yg bisa diambil??
Selalu waspada di manapun anda berada!


Hadduu!!Postingan g jelas amat yak??Maaf bwt yg udah baca..^^