Rabu, 24 Februari 2010

Meriang dan pesta cokelat.... Izinkan saya menikmatinya kali ini....

Perasaan sedang tidak menentu...

Nanti pulang kampung,
tapi............ huuuuuummmm...
sudahlah....










Ada yang hobi banget diomelin.... pfffff......

















Semalam menikmati jalanan Jakarta dari dalam bajaj sendirian...asik juga..













Dokter gigi lagi-lagi,, tapi jadi terbiasa si....sudah tidak ada perasaan macam-macam..takut? Nggak lagi tuh... Cuma,,semalam,,yah... agak sedikit *sedikit???* parno waktu mau disuntik... ahaha..


















Ada yang sakit.....udah sakit, bandelll lagi!!








Ada yang ribut mau pulang semalam,,haha.. Anak-anak kos
. Pulang kampung pertama semenjak ngantor ya Bu? Ribet amat..hihi... heboh..


Ada yang meriang..lalu beli cokelat banyak..

Dibagi-bagi si,, tapi yang sebagian banyak dimakan sendiri...... Sakit gigi?? Bodo amat, yang penting pas lagi makan kan nggak sakit..heheh..












Trus, nanti jadi pulang kampung??

Jadi doong..



Purbalingga...I'm Comiiiinnngg ^___^

























*aduduwww....mau pulang kampung kok susah amat yaak?? :p

Rabu, 17 Februari 2010

Serangan lagi???! Tidaaaakkk!!

Kalau dia datang, hanya bisa pasrah..
Serangan lagi!!!!!
Tidak bisa dhindari.
Biasanya, dahi akan berkerut2, lalu mulut akan terkatup rapat-rapat.
Tidak bisa menangis saking sakitnya. Cuma air mata akan merembes, sementara salah satu tangan akan membekap mulut, dan satunya lagi meremas-remas bantal (or maybe, i'll need your hand).
Kalau sudah semakin tidak tahan, biasanya sms temen kamar sebelah, minta ditemenin, lalu.."pinjem tangannya ya?" (berlaku kalau lagi di kos)

Serangan klimaksnya hampir dapat dipastikan lebih dari 1/2 jam, tajam dan tanpa jeda. Hebat! Sampai bikin migrain juga.

Kata salah seorang teman "Kamu kayak lagi kontraksi..." *mungkin, aku udah siap melahirkan kalo kayak gini terus (lebaaay)

Gimana menanggulanginya? Nggak ada penanggulangan. Obat tak mempan, air garam tak membuat lebih baik. Benar-benar pasrah, sambil berharap dsela2 rasa sakit, agar semua segera berakhir...

Lalu ketika sudah berangsur-angsur berkurang rasa sakitnya... Pfiuuh... Legaaa sekali rasanya.
Langsung bisa tertawa2, bercanda2, dan menentang dg keras paksaan ke dokter gigi.

Sampai mereka sebel dan bosan. Sampai orang-orang ngomel-ngomel, marah bahkan, melihat kebandelanku.
"Kapan ke dokter gigi lagi???!!"
"Besok harus ke dokter!!!"
Uuuggh... Menyebalkan!! Tapi memang benar.

Apalagi, kalau sudah seperti ini langsung tidak bisa beraktivitas. Pekerjaan pun jadi terganggu. Pernah kena tegur gara-gara kerjaan yang 'aneh' hasilnya..

Tapi kok, sakit gigiku ini nggak sembuh-sembuh ya?? Padahal sedang perawatan akar gigi, sudah beberapa kali menyambangi dokter. Tapi rasa sakitnya tidak berkurang.. :((

Apa yang harus kulakukan...?

Selasa, 16 Februari 2010

My Name is Khan

Rating:
Category:Movies
Genre: Drama
Awalnya sudah tidak tertarik ketika diberi tahu ada film bagus berjudul My Name is Khan. Film India, means joget-joget dan nyanyi-nyanyi. Walaupun suka jalan dan inti ceritanya, tetap saja tidak suka dengan joget-jogetnya-biarpun tidak semua film India full tarian, contohnya Slumdog Millionaire.
Tapi, setelah saya coba gugling, rasa-rasanya mulai tertarik dengan film yang satu ini, biarpun nontonnya masih kapan tau, hehe..

***


Sebuah cerita roman yang menceritakan lagi mengenai bayangan kota besar di Amerika, sampai serangkaian peristiwa kehidupan yang lebih mengancam dari sebuah kehidupan. Bayangkan apa yang terjadi ketika sebuah tindakan dari seorang pria bertekad mencari pengampunan dan cinta yang hilang dapat dilakukan untuk menginspirasi hati dan pikiran bangsa yang terluka. Dalam “My Name is Khan,” superstar Bollywood Shah Rukh Khan dan Kajol Devgan menjalani peran yang paling menantang karier mereka.

Rizvan Khan (Shahrukh Khan) adalah laki-laki muslim yang terhormat dari India, yang hidup dengan Sindrom Asperger, hidup bersama ibunya (Zarina Wahab) di wilayah Borivali di Mumbai. Saat ia dewasa , Rizwan pindah ke San Fransisco dan hidup bersama adik dan iparnya. Selama disana, ia jatuh cinta kepada Mandira (Kajol). Mereka menikah dan memulai usaha.


Setelah peristiwa 9/11, Rizwan dan Mandira mulai menghadapi beberapa kesulitan. Dimulai dari sebuah tragedi, mereka berpisah. Ingin kembali memenangkan hati istrinya, Rizwan melewati sejumlah petualangan diberbagai negara bagian di Amerika. Ketika melanjutkan perjalanannya, Khan mengilhami optimisme dan kegembiraan di dalam hati orang-orang yang dia temui dengan menyebarkan pesan-pesan dari niat baik di mana pun ia menjelajah.
(Sumber : hobinonton.com)


***


WASHINGTON--MI: Di tengah kontroversi di negeri sendiri, My Name Is Khan yang dibintangi Shah Rukh Khan dibuka di 119 bioskop di seluruh Amerika Utara dengan respons yang antusias dari masyarakat Asia Selatan dengan berbagai sambutan dari sejumlah media.

"Yang terbaik dari My Name Is Khan, terutama untuk Amerika, adalah sebuah cerita tentang risiko kebaikan," tulis The New York Times. Sebagai arus utama pers AS, koran ini juga mencatat badai yang mengepung rilis film itu pada Jumat (12/2) di India.

"Khan salah satu dari beberapa film Hindi (New York, Kurbaan) tentang orang India yang paranoid setelah peristiwa 9/11 di Amerika. Ada sesuatu yang menarik tentang melihat negara ini melalui kaca mata Bollywood, bahkan ketika ceritanya semacam dongeng," kata US Daily, Sabtu (13/2).

"Perjuangan atas film dan politik dari sang bintang serta membuat marah kaum Hindu atas komentarnya mengenai pemain Pakistan bermain di tim kriket India adalah sekilas tentang politik sempit yang masih membagi India," kata Times.

"Film itu menampilkan kehidupan seorang lelaki muslim dari India, tinggal di San Francisco, yang melalui perjalanan luar biasa di Amerika Serikat, menginspirasi orang yang mengundang perdebatan dan menciptakan sebuah revolusi spontan," kata The Washington Post. (IANS/OL-04)

(Sumber:http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/14/123161/62/10/Media-AS-tentang-My-Name-is-Khan)

Senin, 15 Februari 2010

Dijodohin??? Emang gue nggak laku?!


"Ya ampuunn.. Jaman sekarang gitu looh..kayak Siti Nurbaya aja..!!"


Komentar itu kerap saya dengar dari mereka, yang bercerita dengan semangat menggebu-gebu, mengenai perjodohan yang sedang mereka alami. Dijodohkan ataupun dijodoh-jodohkan, lebih tepatnya.

Dan jujur, saya pun pernah berpikiran seperti itu, saat-siapa lagi??-Ibu saya mulai mengeluarkan tanda-tanda.....
(tanda-tanda?)
ya, tanda-tanda ingin mengatakan sesuatu tentang jodoh

Tapi pandangan saya mulai terbuka lebar (tadinya emang sempit banget :p) ketika saya berbincang dengan teman-teman baru saya, yang begitu terbuka mengizinkan saya ikut masuk dalam pembicaraan mereka.

"Nanti..kayaknya, minta dijodohin orang tua aja kali ya? Lha kalo kayak gini terus, kerja dari pagi sampe sore, nggak ada waktu buat mikirin kayak gitu..."
kurang lebih begitu inti pembicaraan kami.

Ya, saya takjub pada keikhlasannya, tapi saya terlebih lagi takjub pada pandangan unik mereka tentang perjodohan, yang biasanya ditentang habis-habisan oleh para anak muda..yang merasa dengan dijodohkan, berarti dia dipandang tidak mampu mencari pasangan sendiri (bener gitu nggak si? Hehe..)

Dan hey, tidak selamanya perjodohan itu buruk. Ibaratnya, orang tua mana si, yang tega memberikan yang jelek-jelek untuk anaknya? Mereka pasti menginginkan yang terbaik untuk putra-putri mereka. Dan mereka pasti telah mempertimbangkan 'si dia' yang akan dijodohkan dengan buah hati tercinta.

Tapi memang, terkadang, pertimbangan orang tua berbeda dengan pertimbangan anak. Jadi wajar-wajar saja kalau si anak menolaknya. Kalau tidak suka dan tidak cocok, untuk apa dipaksakan? Dan apabila memang seperti itu, orangtua seharusnya dapat memahami dan menerima keputusan dari sang anak.
Pada akhirnya, yang mau menikah kan anaknya, bukan orangtuanya? Hehe..

Salah seorang mbak pernah berkata, "Kita tau orang itu jodoh kita atau bukan,itu sesudah ijab kabul.."

*Nah lo..apa hubungannya sama tulisan yang di atas yaa??!*

Jadi, sebelum dia datang, kita tak tau dari pintu mana dia muncul. Betul begitu teman?? Ah, kalian kan yang lebih tau.. ^_~




-diketik dan diposting via HP, saat ada komputer yang bisa diberdayagunakan...lalu diedit di komputer- *nggak penting kali An*

Minggu, 14 Februari 2010

Never Knew I Needed

Rating:
Category:Music
Genre: R&B
Artist:Ne Yo
She told me this song :)
Belum pernah denger lagunya..
Cuma bisa baca liriknya

***

For the way you changed my plans
For being the perfect distraction
For the way you took the idea that i had
of everything that i wanted to have
and made me see there was something missing...

For the ending of my first begin
(And) For the rare and unexpected friend
For the way you're something that I'd never choose
but at the same time something i don't wanna lose
and never wanna be without ever again...


You're the best thing I never knew I needed
when you appear i had no idea...
You're the best thing i never knew i needed
so now it's so clear i need you here, always...


My accidental happily (ever after)
The way you smile and how you comfort me (with your laughter)
I must admit you were not a part of my book
but now if you open it up and take a look
you're the beginning and the end of every chapter...


You're the best thing i never knew i needed
when you appear i had no idea...
You're the best thing i never knew i needed (that i needed)
so now it's so clear i need you here, always...


Who knew knew that I could be...
So unexpectedly...
Undeniably happy (yeah)
With you right here, right here next to me...


You're the best thing i never knew i needed
when you appear i had no idea...
You're the best thing i never knew i needed (that i needed)
so now it's so clear i need you here, always...


Now it's so clear, I need you here always....

Jumat, 12 Februari 2010

Cerita Cintaku

Oke, mentang2 bentar lagi mau palentin, boleh deh sekali-kali saya ngomongin cinta.Boleh ya??Boleh dong? *ini termasuk ngerayain valentinan juga ga ya? Semoga aja nggak..

Jadi, yang pertama. Mari kita coba uraikan apa yang dimaksud dengan cinta. Jadi, cinta itu adalah 'sesuatu yang sukar didefinisikan'
Waah..definisi apaan nih?! Eh..emang gitu kok kata orang-orang. Cinta itu bisa dirasa, tapi susah diungkapkan dengan kata-kata.Cinta itu, indah di hati, tapi ribet di bibir. Cinta itu, konkrit tapi sekaligus abstrak.. *tsaah..kayak tau aja Andiah:P

Dan sekarang, mari kita perjelas konteks pembicaraan cinta di sini. Jadi, sekarang, cinta yang akan kita bahas adalah cinta manusiawi, cinta terhadap lawan jenis, cinta laki-laki terhadap perempuan, pria ke wanita, jantan ke betina-ups! Kalo yang terakhir kayaknya bukan manusiawi lagi yak?-maupun sebaliknya, vice versa.

Pernah jatuh cinta?
"Pernah si..tapi emang itu yang disebut cinta ya? Kayaknya si cuma perasaan suka aja..simpati aja.."
"Mm..nggak tau deh.. Dulu si pernah cinlok gitu sama temen sekelas.."
"Pernah pacaran..tapi..itu cinta bukan ya??"
Nah loo...susah kan, mendefinisikan cinta.. Gue bilang juga apa? :D

Kata orang, jatuh cinta itu berjuta rasanya. Dan cinta, kadang kala, bisa membuat orang terlihat berbeda. Yang tadinya orangnya rame abis, tiba-tiba jadi pendiem. Yang tadinya penampilannya cuek bebek, jadi rajin dandan. Yang tadinya jarang mandi, jadi rajin mandi. Yang tadinya punya tampang jutek, jarang senyum, jadi suka senyum-senyum sendiri.
Oke,itu kalo pengaruhnya positif. Kalo sebaliknya??
Yang rajin mandi, jadi jarang mandi gara-gara keasikan memikirkan sang pujaan hati. Yang tadinya murah senyum, jadi jarang senyum karena memikirkan si dia yang tak kunjung terlihat ujung hidungnya. Haduh..haduh.. Cinta memang rumit yak??


Lalu..bolehkah cinta datang sebelum ada ikatan sah yang menghalalkan?
Dilema...
Di satu sisi, kita ingin menjaga hati kita, benar-benaaarr agar terjaga kesuciannya. Di sisi lain..apalah daya hamba..tak kuasa menolak rasa yang datang tiba-tiba. Bukankah cinta itu fitrah? Setiap manusia pasti pernah merasakan yang seperti itu.. Hiks!
*Lhoh*

Cinta dan jodoh, berhubungankah?
"Kita belum tentu berjodoh dengan orang kita cintai, tapi kita bisa (belajar) mencintai orang yang berjodoh dengan kita" (Andiah,120210 *maaf kalau kurang puitis)
Ya.. Bukankah sudah sering kita lihat dengan mata kepala sendiri, orang2 yang sudah pacaran dengan pasangan yang (katanya) mereka cintai selama bertahun-tahun, akhirnya putus di tengah jalan. Padahal mereka (katanya) saling mencintai. Sementara yang baru kenal beberapa bulan, dan belum mulai mencintai, tiba-tiba saja dikabarkan menikah, dan hidup bertahun kemudian dalam cinta.. Alangkah indahnya...

Jadi An, inti tulisan ini apa??
Apa ya?
Ya..gitu deh..
Auk ah gelap!
:p

***


Jujur, ini postingan paling tidak jelas intinya apa, yang pernah saya buat.
Hanya tergerak untuk membicarakannya, saat melihat salah seorang sahabat-yang sudah pacaran selama 5 tahun-dirundung duka karena hubungannya dg sang pacar ada di ambang jurang perpisahan.
"Saampaai kapan kau gantuung cerita cintakuu..memberi harapaan..."
Huhu...
Cinta..oh cinta...

Rabu, 10 Februari 2010

Miss Grumble :(


''Sesungguhnya manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah''
(QS Al-Ma'arij [70]: 19)


Siapa si orang di dunia ini yang bisa lepas dari berkeluh kesah? Tidak ada sepertinya. Semua orang butuh pelampiasan, sekedar melepaskan unek-unek dan melegakan perasaan memang perlu, tetapi sebaiknya tidak berlebihan.

Itulah yang dari dulu sering saya rasakan. Jujur saja, saya bukan orang yang pandai menyembunyikan perasaan kekurangnyamanan dalam hati. Saya suka mengeluh, dan saya sadar itu. Ingin menghilangkan kebiasaan buruk ini, tapi apa daya, saya hanyalah seorang gadis biasa *apa hubungannya???

Saya mungkin tidak menunjukkannya melalui gestur, atau raut wajah, atau apapun itu secara langsung. Saya cukup pandai menyembunyikannya. Akan tetapi, saya paling tidak bisa untuk tidak becerita. Entah itu di sms, di postingan, atau di status fb. Nggak enaaak  rasanya kalo nggak curhat...

Akibatnya, hampir setiap apa yang saya alami, biasanya orang-orang pada tau *PeDe berlebihan Contohnya kemarin ini, saat saya sedang sakit gigi.
Rasa-rasanya semua orang di sekeliling saya tahu. Soalnya saya pasang status di chat tentang sakit gigi, nulis di MP tentang sakit gigi, pasang status di Fb tentang sakit gigi. Akibatnya, sms-sms yang berdatangan pun biasanya diawali dengan:
“ Gimana sakit giginya??”
“ Masih sakit gigi Say?”
“ Andiah udah ke dokter gigi?”
“ Giginya udah sembuh?”

Heheheh… saking hebohnya menyebarkan berita sakit gigi, semua orang jadi tau deh. Tapi terima kasih juga buat mereka yang sudah mengingatkan saya ke dokter gigi kemarin. Ada beberapa orang yang sms buat ke dokter gigi.. Arigatouuuu ^^

Saya ingin menghilangkan kebiasaan berkeluh kesah yang tidak penting. Ingin jadi orang yang senantiasa optimis dan bersemanget menatap masa depan!!! *halah halah…

So, how??